Standard Peralatan Kerja Di Ketinggian

Banyak peralatan kerja digunakan untuk mempermudah suatu kegiatan kerja dilakukan, kita mengenal tang, kunci pas, kunci shock, helmet, kacamata, dan lain sebagainya. Untuk peralatan kerja yang fungsi utamanya adalah melindungi pekerja yang menggunakannya umumnya disyaratkan harus memenuhi standard teknis tertentu.

Standard teknis peralatan kerja di ketinggian yang dikenal umum adalah standard Eropa dengan label EN, ada juga standard Amerika Serikat dengan label ANSI, selain itu masih ada beberapa standard yang digunakan oleh suatu negara seperti Jepang (JIS).

Bagaimana suatu standard diterapkan? Standard baik itu EN, ANSI atau lainnya pada dasarnya adalah aturan baku yang mengatur spesifikasi suatu alat mulai dari kekuatan, cara penggunaan, pengetesan dan aturan lainnya.

Pada dasarnya semua perusahaan manufaktur boleh mengaku bahwa suatu alat yang diproduksinya telah memenuhi standard tertentu, karena isi dari standard teknis dapat dimiliki dengan mudah. Namun siapa yang menjamin bahwa perusahaan tersebut benar telah menerapkan standard dalam memproduksi alat tersebut. Satu lagi, siapa yang dapat menjamin bahwa semua alat diproduksinya dalam jangka waktu tertentu masih memenuhi suatu standard. Hal ini merupakan masalah komitmen perusahaan pada mutu hasil produk yang saat ini diukur dengan sertifikasi ISO-9000.

Kenapa standard teknis begitu penting? Hal ini lebih untuk memastikan bahwa suatu kegiatan di ketinggian dilakukan dengan benar: orang yang benar, alat yang benar dan prosedur yang benar. Nah alat yang benar ditandai oleh standard teknis yang akurat. Misalnya untuk kerja di ketinggian apa boleh menggunakan sit-harnes yang telah memenuhi standard EN-12277? Harness tersebut tidak tepat digunakan untuk bekerja, karena EN 12277 adalah standard untuk mountaineering harness yaitu harness untuk digunakan pada kegiatan mountaineering.

Apakah semua peralatan yang digunakan harus memenuhi standard teknis tertentu? Sebagai contoh alat pelindung diri (APD) untuk kerja di ketinggian antara lain adalah: pelindung kepala (helm), pengikat tubuh (harness), tali lanyard, waist belt, sepatu, dan sarung tangan. Pada kasus APD ini karena fungsinya yang merupakan aksesori pada kerja di ketinggian maka sarung tangan atau sepatu dapat menggunakan produk yang memenuhi standard safety secara umum.

 

Author: Kentshoe ; Frika Shoes ; Muthia Shoes.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s