Tali: Dinamik Atau Statik

Untuk kegiatan di ketinggian dikenal dua jenis tali (rope) yaitu tali dinamik dan tali statik. Secara visual agak sulit bagi orang awam membedakan kedua jenis tali tersebut karena bentuk dan ukurannya seringkali hampir sama.

Tali dinamik mempunyai tingkat kelenturan yang cukup tinggi sekitar 30% jika diberi beban jatuh, sedangkan tali statik hanya sekitar 10% (biasanya disebut dengan kata semi-statis). Fungsi kedua tali berbeda secara signifikan, tali dinamik digunakan untuk menahan pekerja yang melakukan pemanjatan secara leading (merintis) atau untuksafety line pada pekerja di gondola, sehingga jika pekerja terjatuh maka beban pemanjat akan ditahan dan sebagian besar beban jatuh akan diabsorb oleh tali tersebut. Jika tali statik yang digunakan, maka beban jatuh oleh tali akan dikembalikan hampir semuanya ke tubuh pekerja.

Sedangkan tali statik digunakan untuk tali transport misalnya jika pekerja akan naik/turun menggunakan ascender/descender, atau bisa juga digunakan untuk mengangkat beban untuk mencapai ketinggian menggunakanpulleys.

Secara fisik tali dinamik dibedakan dari tali statik melalui pola warna, tali dinamik biasanya mempunyai pola warna yang lebih banyak, sedangkan tali statik mempunyai pola warna yang lebih sedikit. Cara lebih akurat adalah dengan memegangnya dimana tali dinamik lebih lembek jika dipegang-tekan, sedangkan tali statik lebih keras jika dipegang-tekan. Namun perlu diperhatikan bahwa tali dinamis pun bisa menjadi keras jika telah digunakan cukup lama dan tidak dirawat sebagaimana mestinya.

Banyak operator pembersih gedung tinggi menggunakan tali statik sebagai safety line untuk pekerja yang berada di gondola. Hal ini sangat tidak dianjurkan, karena sangat membahayakan pekerja yang akan terkena seratus persen beban jatuh karena tidak diserab oleh tali. Bayangkan jika tali statik digunakan untuk bungy jumping, setelah meloncat keluar landasan maka kaki bungy jumper akan tetap terikat di tali tapi badannya terlepas karena hentakan jatuh sangat besar (bisa lebih dari 15KN), padahal badan manusia rata-rata hanya mampu menahan hentakan sebesar 6kN.

Sebelum kita mengalami kejadian yang tidak diharapkan, segeralah cari tahu apakah tali yang digunakan memang sesuai peruntukannya. Semoga info ini bermanfaat.

Author: Kentshoe ; Frika Shoes ; Muthia Shoes.

One thought on “Tali: Dinamik Atau Statik

  1. Fantastic beat ! I wish to apprentice even as you amend your website, how could i subscribe for a blog site?

    The account aided me a acceptable deal. I had been tiny bit acquainted
    of this your broadcast offered brilliant clear idea

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s